RSS

Korupsi memang Sifat Dasar Manusia

16 Apr

Manusia tidak akan pernah puas dengan uang yang dimilikinya karena uang dapat memberi segala kenikmatan dunia. Sifat dasar manusia yang egois dan rakus semakin membakar niat manusia untuk mendapatkan uang dengan segala cara yang memungkinkan, dengan kesempatannya, kekuatannya dan keuasaannya. Itulah penyebab utama korupsi.

Dengan sifat egois dan rakus manusia tersebut silahkan saja mencari dan mendapatkan uang, yang menjadi masalah ialah jika sifat egois dan rakus manusia dalam memperoleh uang tersebut telah juga melanggar/ mengorbankan hak dan kepentingan orang lain dan negara. Inilah yang disebut dengan pelanggaran hukum.

Untuk menyadarkan manusia akan hal ini maka setiap pencarian manusia dalam mendapatkan uang (kenikmatan dunia) yang telah melanggar/ mengorbankan hak dan kepentingan orang lain atau negara (disebut dengan mencuri atau korupsi) haruslah mendapatkan ganjaran berupa hukuman negara (pidana) dan atau hukuman sosial. Di negara-negara eropa dan amerika orang mencuri atau korupsi akan cepat ketahuan. Karena sistemnya transparan dan publik mempunyai akses pada informasi serta publik di sana mau teriak bahwa seseorang telah korupsi dan telah mengorbankan haknya dan setelahnya pengadilan menghukum dengan konsisten.

Di negara-negara asia, afrika dan di indonesia orang mendapatkan uang dengan merugikan kepentingan orang lain dan negara sangat susah diketahui karena sistemnya tidak transparan ditambah dengan masyarakatnya yang diam dan tidak mau teriak bahwa kepentingannya telah dikorbankan. Lagi pula negara-negara ini masyarakat mempunyai sifat paternalistik dan kebetulan juga orang yang dianggap sebagai pater (acuan, pimpinan) di masyarakat secara kultural juga bertindak sebagai pemimpin birokrasi dan mereka-merekalah sebagai pelaku-pelaku korupsi. Jika mereka memerintahkan diam maka masyarakatnya juga akan diam. Diperparah lagi dengan sistem peradilannya yang tidak konsisten sehingga sering tidak menghukum orang yang korupsi dan mencuri.

Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa wajar indonesia negara korup.

Untuk mengatasi hal ini maka korupsi di indonesia hanya bisa diberantas dengan dua strategi utama yaitu:
1. Mudah mengetahui jika orang telah melakukan korupsi ===> kembangkan sistem deteksi yang mudah mendeteksi telah terjadi korupsi, misalnya dengan transparansi dan akses informasi yang luas kepada publik
2. Setiap orang yang melakukan korupsi dihukum di pengadilan ===> dibuat sistem hukum yang memberi efek jera sehingga korupsi merupakan perbuatan yang sangat beresiko

Jika dua hal tsb telah dilakukan maka hal lain berupa pencegahan korupsi, pengembangan sistem supaya tidak korup dan lainnya cukup diserahkan kepada para birokrat saja dan mereka mampu mengembangkannya.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: